Daya tahan tubuh Kuat Corona Lewat?

Penyakit COVID-19, tengah menjadi perbincangan yang marak di masyarakat. Akhir-akhir ini, bahkan muncul kabar bahwa jahe dan bawang putih bisa mencegah penularan penyakit ini. Lantas, apakah hal tersebut benar?

Hingga saat ini, COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 85 ribu orang dari berbagai negara. Gejala ringan yang disebabkan oleh virus ini bisa menyerupai gejala flu, seperti nyeri tenggorokan, pilek, sakit kepala, batuk, dan demam.Akibatnya, banyak orang mencari cara untuk melindungi diri dari infeksi ini. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi jahe dan bawang putih.

Lalu Bisakah Jahe dan Bawang Putih Menangkal COVID-19? 

Bawang putih memang mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Bahkan, bumbu yang berbau khas ini dipercaya dapat meningkatkan kerja sel darah putih dalam memerangi virus penyebab batuk dan pilek.

Selain itu, rutin mengonsumsi beberapa siung bawang putih per hari juga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah, serta menurunkan risiko terjadinya hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Walaupun begitu, belum ada bukti bahwa konsumsi bawang putih bisa mencegah COVID-19.

Jahe mengandung senyawa aktif bernama gingerol yang diduga bisa melawan respiratory syncytial virus penyebab infeksi saluran pernapasan. Rempah yang memiliki rasa agak pedas ini juga terbukti memiliki efek antiradang dan antioksidan.

Penggunaan jahe pada ibu hamil telah terbukti dapat mengurangi mual. Selain itu, jahe juga diduga dapat mengurangi rasa nyeri pada radang sendi maupun menstruasi, serta meredakan dispepsia.

Namun, sama halnya dengan bawang putih, belum ada bukti bahwa jahe bisa mencegah atau mengatasi infeksi virus Corona.

Pencegahan COVID-19 yang paling efektif adalah dengan mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona, dan menjaga daya tahan tubuh.

berikut ini cara’’ cukup sederhana dan bisa kamu terapkan setiap hari, agar terhindar dari virus corona:

  1. Memperkuat daya tahan tubuh

Agar tidak mudah tertular virus Corona, perkuat daya tahan tubuhmu. Caranya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat, tidur yang cukup, dan berolahraga secara rutin. Jika diperlukan, konsumsilah vitamin peningkat daya tahan tubuh, seperti vitamin C, vitamin B, dan vitamin D. Salah satu contoh multivitamin yang bisa meningkatkan daya tahun tubuh serta menangkal radikal bebas dan praktis untuk di konsumsi yaitu BIO Grapee Seed yang mengandung ekstrak biji anggur yang telah memiliki standar untuk 95% oanthomeric proanthocyanidins (OPCs).

OPC diakui secara internasional sebagai salah satu antioksida
n alami yang menghilangkan radikal bebas dari tubuh manusia dan OPCs adalah antioksidan yang 20 kali lebih kuat dari Vitamin C dan 50 kali lebih kuat dari Vitamin E . Selain itu OPC mampu menetralkan kedua jenis radikal bebas yang larut dalam air maupun lemak di dalam tubuh seseorang. Kamu bisa membelinya disini

Jangan lupa untuk menghindari stres yang berlebihan. Istirahatlah sejenak jika kamu sudah terlalu penat atau lelah. Terlalu lama berada dalam keadaan stres, baik stres psikis maupun stres fisik, juga bisa menurunkan daya tahan tubuh dan membuatmu mudah sakit, lho.

  1. Menjaga jarak dengan orang yang sakit

Para pekerja komuter disarankan untuk menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang yang sedang batuk atau pilek. Jika tidak memungkinan,  usahakan untuk tidak duduk atau berdiri tepat di depannya.

  1. Menggunakan masker

Menggunakan masker saat berada dalam transportasi umum disarankan terutama bagi orang yang sedang sakit agar tidak menularkannya ke orang lain. Walaupun begitu, sayangnya tidak semua orang yang sedang batuk atau pilek selalu menggunakan masker.

Oleh karena itu, pekerja komuter yang sehat boleh saja memakai masker untuk menghindari infeksi virus Corona, asalkan cara menggunakannya benar. Sekali memakai masker, jangan bolak-balik melepas dan memasang kembali masker menggunakan tangan yang tidak bersih. Ini justru akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi virus.

Selain itu, jika memang harus menyentuh masker, pastikan kamu membersihkan tanganmu setelahnya.

  1. Membawa hand sanitizer

Bawa selalu hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol ketika bepergian. Ini akan memudahkanmu untuk membersihkan tangan dari kuman dan virus yang mungkin menempel saat kamu menyentuh benda-benda di tempat umum atau transportasi umum.

Jika kamu tidak punya hand sanitizer, tidak usah khawatir. Pemerintah telah menyediakan pembersih tangan di setiap transportasi umum guna mencegah penularan virus Corona di Indonesia.

Walaupun begitu, usahakan untuk tidak banyak memegang benda-benda di tempat umum atau transportasi umum. Bila memang harus berpegangan pada sesuatu, hindari menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer

  1. Mencuci tangan dengan benar

Hand sanitizer tidak bisa membunuh semua kuman di tanganmu. Oleh karena itu, segera cuci tanganmu menggunakan air dan sabun dengan cara yang benar setelah tiba di rumah atau kantor, meskipun tanganmu tidak terlihat kotor.

Dan Tidak ada salahnya jika kamu ingin mengonsumsi bawang putih dan jahe. Selain bisa meningkatkan daya tahan tubuh, kedua bumbu ini juga bisa menambah cita rasa makananmu.

Walaupun begitu, ingat bahwa bawang putih dan jahe belum terbukti dapat mencegah infeksi virus Corona, apalagi menyembuhkannya. Bila kamu mengalami gejala-gejala flu, seperti batuk, pilek, dan demam, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter terdekat,

Selain itu infeksi virus Corona yang sedang mewabah dan sudah masuk ke Indonesia. Namun, jangan sampai ini membuatmu paranoid dan stres. Cukup pastikan daya tahan tubuhmu kuat dan jaga kebersihan tanganmu.

Bila kamu mengalami batuk, pilek, demam, dan sesak napas, lebih baik minta izin untuk tidak masuk kerja dulu sampai kondisimu membaik. Kamu bisa mengambil cuti sakit atau bekerja dari rumah.